Jemaat Misterius Gereja Santo Yosep Bag3

Pada pukul 09.30, Arista mendadak bangun karena ada suara ketukan pintu rumah. Begitu membuka pintu, ia kaget. ”Saya terperanjat, sudah banyak polisi berjejer dan mengabarkan anak saya membawa bom,” katanya. Ia segera membangunkan Makmur. Arista berusaha meyakinkan polisi, ”Tak mungkin anak kami membawa bom.” Agar yakin oleh kabar dari polisi, Arista menyalakan televisi. Benar saja, stasiun televisi menyiarkan berita percobaan bom bunuh diri di Medan.

Polisi menyodorkan surat tugas penggeledahan kepada Arista. Polisi menggeledah rumah itu hampir dua jam dan menyita tiga unit laptop, beberapa batang pipa, kabel, serta alat pemicu bom. Direktur Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Sumatera Utara Komisaris Besar Nurfalah menyatakan Irwan melakukan serangan itu seorang diri.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *